Ketua APRI Papua Pertanyakan 4% Saham Freeport Bagi Masyarakat?

Jayapura, | Ketua Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia (APRI) Provinsi Papua, Litinus N. Agabal. Mempertanyakan pembagian saham Freeport 4% bagi masyarakat pemilik hak ulayat di sekitar wilayah eksplorasi tambang PT.Freeport Indonesia itu.

“soal pembagian saham freeport untuk Papua mendapat 10%. Dan dari 10% itu, dibagi menjadi tiga bagian. Pertama 3% untuk pemerintah provinsi papua. Kedua 3% untuk pemerintah kabupaten mimika. Dan ketiga 4% untuk masyarakat hak pemilik ulayat yakni, kamoro dan amume”, kata Ketua Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia (APRI) Provinsi Papua, Litinus N. Agabal, Senin 1 Februari 2019 di Jayapura.

Pembagian 4% saham Freeport untuk masyarakat pemilik hak ulayat itu, menurut Litinus pada saat penandatangganannya tidak melibatkan masyarakat. Mengapa? karena masyarakat tak ikut disertakan dalam penandaan pembagian saham Freeport itu.

“4% saham Freeport untuk masyarakat kamoro dan amume hanya nama. Masyarakat tak miliki 4% itu, Ujar Litinus.

Untuk itu, Ketua APRI Papua meminta agar Pemkab Mimika segera merangkul dan berkordinasi dengan Forum Pemilik Hak Sulung Stinga Waa Arwanop ( F.PHS.STINGWAROP) di Mimika untuk membicarakan kembali pembagian 4% yang telah salah dilakukan oleh Pemkab Mimika itu.

Kepada Pemda Papua, Litinus memesan melalui Bapak Gubernur Lukas Enembe-Klemen Tinal untuk turut peduli kepada masyarakat kamoro dan amume dengan membuat PERDASUS atau Peraturan Gubernur soal 4% Saham Freeport bagi pemilik hak ulayat masyarakat komoro dan amume.Pungkasnya. (Richard Mayor/a6)

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial